___.السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
  • BERANDA
  • KUTTAB
    • KALENDER AKADEMIK
  • CABANG
    • JABODETABEK
    • JAWA BARAT
    • JAWA TENGAH
    • JAWA TIMUR
    • SUMATERA
    • KALIMANTAN – SULAWESI
  • ARTIKEL
    • JABODETABEK
      • BEJI
      • BEKASI
      • BOGOR
      • CIBINONG
      • DEPOK (PUSAT)
      • JAKARTA TIMUR
      • SAWANGAN
      • TANGERANG KOTA
      • TANGERANG SELATAN
    • JAWA BARAT
      • BANDUNG
      • PURWAKARTA
    • JAWA TENGAH
      • PURWOKERTO
      • SEMARANG
      • TEGAL
      • YOGYAKARTA
    • JAWA TIMUR
      • GRESIK
      • JEMBER
      • JOMBANG
      • KEDIRI
      • MALANG
      • PROBOLINGGO
      • SURABAYA
    • SUMATERA
      • BANDA ACEH
      • LAMPUNG KEMILING
      • LAMPUNG PAGAR ALAM
      • PADANG
      • PEKANBARU
  • BERITA & INFO
  • HUBUNGI
  • FAQ
  • BERANDA
  • KUTTAB
    • KALENDER AKADEMIK
  • CABANG
    • JABODETABEK
    • JAWA BARAT
    • JAWA TENGAH
    • JAWA TIMUR
    • SUMATERA
    • KALIMANTAN – SULAWESI
  • ARTIKEL
    • JABODETABEK
      • BEJI
      • BEKASI
      • BOGOR
      • CIBINONG
      • DEPOK (PUSAT)
      • JAKARTA TIMUR
      • SAWANGAN
      • TANGERANG KOTA
      • TANGERANG SELATAN
    • JAWA BARAT
      • BANDUNG
      • PURWAKARTA
    • JAWA TENGAH
      • GRESIK
      • PURWOKERTO
      • SEMARANG
      • TEGAL
      • YOGYAKARTA
    • JAWA TIMUR
      • GRESIK
      • JEMBER
      • JOMBANG
      • KEDIRI
      • MALANG
      • PROBOLINGGO
      • SURABAYA
    • SUMATERA
      • BANDA ACEH
      • LAMPUNG KEMILING
      • LAMPUNG PAGAR ALAM
      • PADANG
      • PEKANBARU
  • BERITA & INFO
  • HUBUNGI
  • FAQ

AIR MATA IMAN

11/09/2017  |  By Puji Faisal
air mata iman

Jika ditanya mengapa manusia bisa menangis, maka sebagian besar akan menjawab karena ia sedang sedih atau kesakitan. Beberapa lainnya menjawab ia terlalu senang (tangisan kebahagiaan).  Jawaban ini tidaklah salah, karena menangis adalah jenis ungkapan perasaan seorang manusia yang direspon tubuh melalui mata.

Respon alami emosional terhadap perasaan tertentu, biasanya adalah karena sedih atau kesakitan. Tetapi terkadang seseorang dapat menangis karena alasan yang melebihi ini. Seorang Profesor Inggris, Michael Trimbel dari Institute of Neurology di London, mengatakan air mata mewakili sesuatu yang lebih besar dari fungsi sederhananya sebagai pelumas mata.

Dalam buku barunya ‘Why Humans Like To Cry’, Trimbel mencoba menjelaskan misteri mengapa hanya manusia satu-satunya yang menumpahkan air mata saat menanggapi suatu keadaan emosional. Trimbel melakukan penelitian fisiologi dan masa lalu evolusi dari menangis emosional.

Trimbel menjelaskan, secara biologis air mata penting untuk melindungi mata. Air mata menjaga kelembaban bola mata, mengeluarkan iritasi dan mengandung protein tertentu serta zat-zat yang menjaga mata agar tetap sehat dan melawan infeksi. Pada setiap hewan di bumi, air mata tampaknya hanya melayani tujuan-tujuan biologis. Namun pada manusia, menangis atau meneteskan air mata tampaknya juga melayani fungsi lain, yaitu berkomunikasi secara emosi. Manusia menangis untuk banyak alasan, sukacita, kesedihan, kemarahan, kehilangan dan berbagai emosi lainnya.

Begitulah penelitian sang Profesor. Air mata adalah bentuk komunikasi ungkapan emosional!

Alangkah bahagianya, jika air mata itu adalah air mata iman. Sehingga ungkapan emosionalnya adalah nilai-nilai keimanan. Seperti kisah berikut ini…

Diriwayatkan dari Abdurrahman bin Yazid, dia berkata,

“Aku bertanya kepada Yazid bin Mursyid, ‘Mengapa aku tidak pernah melihat air matamu kering dari kedua matamu? Mengapa kamu selalu menangis?’

Dia balik bertanya, ‘Mengapa pula kamu bertanya seperti itu?’

Aku jawab, ‘Semoga Allah memberi manfaat kepadaku dengan pertanyaan itu.’

Dia berkata, ‘Demikianlah, sebagaimana kamu lihat sendiri!’

Aku bertanya, ‘Apakah kamu menangis juga saat kamu sendiri?’

Dia menjawab, ‘Demi Allah seperti itulah yang aku alami. Seringkali makanan telah terhidang di hadapanku, tiba-tiba saya tidak berselera. Bahkan, air mataku pun mengalir pada saat aku mendekati isteriku, yang membuat aku menjauhinya. Sampai-sampai pernah isteriku menangis, terlebih lagi anak-anakku. Hanya saja mereka tidak mengetahui, apa yang menyebabkan kami semua menangis.’

Bahkan suatu ketika isteriku berkata, ‘Celaka kamu, apa-apaan ini? Penderitaan macam apa yang akan engkau timpakan padaku sebagai seorang wanita muslimah? Percuma hidup bersama kamu! Selama ini, aku tidak pernah bahagia sebagaimana yang dirasakan wanita-wanita yang bersuami!’

Aku bertanya, ‘Sebenarnya, apa yang kamu inginkan?’

Dia menjawab, ‘Ketahuilah saudaraku, Demi Allah, selama ini Allah Subhanahu wa ta’ala tidak pernah berjanji kepadaku, bahwa sekiranya aku berbuat maksiat kepadaNya maka tidak ada pilihan selain aku dikunci di dalam kamar mandi yang tentu membuatku menangis tersedu-sedu. Bagaimanakah pula menurut pendapat-mu, jika Allah menjanjikan bahwa aku akan dipenjarakan di dalam api Neraka? Tidak sekedar disekap di dalam kamar mandi.”

Subhanallah, ada air mata iman pada Yazid bin Mursyid. Air mata yang menemani hari-hari kehidupannya. Di sinilah betapa pentingnya kurikulum iman untuk pendidikan karakater negeri ini.

#duakurikulum_Iman&Alqur’an

Wallahu’alam.

Sumber buku :

  1. 99 Kisah Orang Shaleh karya Syeikh Muhammad bin Hamid bin Abdul Wahab .
  2. Why Humans Like To Cry karya Prof Michael Trimbel

Info penting : Ingin mendengarkan Audio kisah air mata iman Yazid bin Mursyid? Nantikan bertutur kisahnya bersama Waalid Ilham di www.lenterasirohanak.com

CATEGORIES

  • ARTIKEL (151)
  • BERITA (237)
  • CABANG (384)
    • BALIKPAPAN (15)
    • BANDA ACEH (4)
    • BANDUNG (26)
    • BANDUNG CILEUNYI (1)
    • BEJI (8)
    • BEKASI (17)
    • BOGOR (16)
    • CIBINONG (8)
    • DEPOK (PUSAT) (55)
    • GRESIK (7)
    • JAKARTA TIMUR (11)
    • JEMBER (22)
    • JOMBANG (9)
    • KEDIRI (8)
    • LAMPUNG KEMILING (4)
    • LAMPUNG PAGAR ALAM (3)
    • MAKASSAR (7)
    • MALANG (8)
    • MEDAN (2)
    • PADANG (12)
    • PEKANBARU (12)
    • PROBOLINGGO (11)
    • PURWAKARTA (11)
    • PURWOKERTO (9)
    • SAWANGAN (8)
    • SEMARANG (8)
    • SIDOARJO (12)
    • SUKABUMI (7)
    • SURABAYA (9)
    • TANGERANG KOTA (15)
    • TANGERANG SELATAN (16)
    • TEGAL (8)
    • YOGYAKARTA (7)
  • DEMAK (1)
  • MAF (10)

ARCHIVES

  • June 2026 (4)
  • May 2026 (23)
  • April 2026 (4)
  • March 2026 (4)
  • July 2025 (1)
  • June 2025 (1)
  • May 2025 (19)
  • April 2025 (4)
  • March 2025 (8)
  • August 2024 (2)
  • June 2024 (1)
  • May 2024 (15)
  • April 2024 (3)
  • March 2024 (12)
  • December 2023 (1)
  • June 2023 (3)
  • May 2023 (5)
  • April 2023 (12)
  • March 2023 (11)
  • February 2023 (1)
  • January 2023 (2)
  • December 2022 (4)
  • November 2022 (2)
  • October 2022 (3)
  • September 2022 (2)
  • July 2022 (2)
  • June 2022 (2)
  • April 2022 (15)
  • March 2022 (18)
  • February 2022 (1)
  • January 2022 (4)
  • December 2021 (1)
  • November 2021 (1)
  • October 2021 (2)
  • September 2021 (2)
  • August 2021 (2)
  • July 2021 (5)
  • June 2021 (3)
  • April 2021 (19)
  • March 2021 (8)
  • February 2021 (1)
  • January 2021 (2)
  • December 2020 (2)
  • November 2020 (2)
  • May 2020 (4)
  • April 2020 (15)
  • March 2020 (12)
  • February 2020 (19)
  • January 2020 (7)
  • July 2019 (1)
  • April 2019 (12)
  • March 2019 (15)
  • February 2019 (4)
  • January 2019 (1)
  • December 2018 (1)
  • October 2018 (4)
  • September 2018 (3)
  • June 2018 (6)
  • May 2018 (4)
  • April 2018 (5)
  • March 2018 (20)
  • February 2018 (16)
  • January 2018 (13)
  • December 2017 (4)
  • November 2017 (19)
  • October 2017 (9)
  • September 2017 (11)
  • August 2017 (22)
  • September 2015 (1)

Tags

Bimbingan guru (1) Inspirasi (1) Islam (1) KAF (1) Kalender (1) KBM (3) kegiatan (2) Padang (1) parade (1) pendidikan (1) Penerimaan (1) Rasulullah (1) Santri Baru (1) studium generale (2) tasmi' (1)

© KUTTAB AL-FATIH 2017 | All Rights Reserved